8 Feb 2011

MEMILIKI KEKUATAN YANG TETAP

0

Rumah Doa II

I Raja2 19:1-8

Dalam keadaan apapun, dapatkah kita tetap memiliki kekuatan yang stabil? Baik dalam keadaan kaya atau miskin, bai dalam keadaan sehat ataupun sakit, baik dalam keadaan berhasil maun gagal? Ada banyak orangtidak dapat memiliki kekuatan secara tetap karena berbagai masalah dan kesulitan. Mudah tentunya bagi kita pada saat dalam keadaan baik2 saja, semua berjalan lancar, kita dapat kuat.
Mari kita lihat kisah Elia, Elia juga sebagai manusia biasa, ia tetap berjuang dengan persaannya. Baru saja Elia menghabiskan nabi baal 450 orang, namun dalam waktu singkat, Elia menjadi manusia yang lemah.

Bagaimana rahasia agar kita memiliki kekuatan yang tetap?

1. Apa yang kita dengar, walau melemahkan, tetapi jangan sampai memperngaruhi iman kita (ayat 12).
Seringkali kita mendengar ucapan2 atau laporan2 negatif yang bisa melemahkan kita, dan itu mempengaruhi iman kita. Tentunya tidak mudah kita lakukan, tetapi imanlah yang membuat kita mampu untuk menahan hal2 yang tidak enak kita dengar.

2. Jadikan kesuksesan itu sebagai anugerah Tuhan, karena kesuksesan itu bisa menjadi titik lemah kita.
450 nabi baal ditaklukkan, ini tentu merupakan kesuksesan pelayanan Elia. Tetapi itu bukan berarti Elia stop dan berpuas diri, karena ia berhadapan dengan Izebel yang menjadi lawan utamanya.

3. Jangan kehilangan persekutuan dengan lingkungan/komunitas kita.
Elia merasa sendiri, ia kehilangan komunitasnya dengan para nabi, ia terpisah dengan nabi2 yang lain. Tetapi bersyukur kepada Tuhan yang menolongnya untuk memberikan kekuatan dengan cara mengutus malaikatnya untuk memberi makan. Setelah itu ia melanjutkan perjalanannya yang luar biasa.

Semoga renungan ini bermanfaat bagi kita semua. Amin GBU ALL

Pdt. Jessy Matruti

0 comments:

Poskan Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Blog Archive

 
Design by ThemeShift | Bloggerized by Lasantha - Free Blogger Templates | Best Web Hosting