23 Feb 2011

Maksud Tuhan dalam penderitaan

0

(2 Korintus 1:3-11)

Setiap manusia tidak mengiginkan dan mengharapkan hidup dalam penderitaan. Namun kenyataannya penderitaan itu akan selalu ada, penderitaan itu bisa karena faktor dari dalam yaitu (diri sendiri), dari luar (orang lain) atau Tuhan izinkan.
Penderitaan sering kali di konotasikan negatif (karna tidak menyenangkan), tetapi dibalik penderitan itu ada terdapat hal yang positif. Apalagi penderitaan yang dialami oleh orang percaya kepada Tuhan.

Tiga hal yang dapat dipelajari dalam penderitaan orang percaya:
1. Penderitaan orang percaya menjadi sarana penolong bagi orang lain. (ay.3-4)
Penderitan orang percaya dapat dipakai oleh Tuhan untuk menguatkan orang lain yang sedang mengalami kesulitan ataupun kesukaraan.

2. Dibalik penderitaan orang percaya selalu ada penghiburan (ay.5)
“Paulus menuliskan penderitaan yang melimpah tentu juga akan memperoleh penghiburan yang melimpah pula. Penghiburan dari Allah berbeda dengan penghiburan dari dunia” (dugem dll) karena sifatnya sementara serta ditentukan oleh situasi dan kondisi. Sedangkan penghiburan dari Tuhan tidak dibatasi oleh situasi dan kondisi.

3. Dibalik penderitaan agar tidak mengandalkan diri sendiri (ay.9)
Penderitaan sebagai sarana menyadarkan manusia, bahwa mereka adalah mahluk yang terbatas. Keberadaannya dibatasi oleh ruang dan waktu. Bila tidak ada penderitaan kemungkinan besar manusia akan membanggakan diri sendiri dan menjadi sombong.

0 comments:

Poskan Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Blog Archive

 
Design by ThemeShift | Bloggerized by Lasantha - Free Blogger Templates | Best Web Hosting