21 Feb 2011

ERAT DALAM PERSATUAN

0

ERAT DALAM PERSATUAN

"Tetapi aku menasihatkan kamu, saudara-saudara, demi nama Tuhan
kita Yesus Kristus, supaya kamu seia sekata dan jangan ada perpecahan
di antara kamu, tetapi sebaliknya supaya kamu erat bersatu dan sehati
sepikir." (1 Kor 1:10)

Satu ekor belalang saja tampak tidaklah terlalu berarti tatkala
ia melompat-lompat sendiri di padang rumput. Namun ketika satu ekor
belalang itu menggabungkan kekuatan dengan belalang-belalang lainnya,
gerombolan belalang yang terbentuk itu dapat melahap seluruh tumbuhan
dalam satu wilayah dengan sangat cepat.
Belalang-belalang itu menunjukkan kekuatan dari persatuan yang
mereka galang. Apa yang tidak dapat mereka lakukan secara
sendiri-sendiri, dapat mereka tangani secara bersama-sama. Dalam
kitab Amsal, Agur yang bijak dengan cermat mengamati bahwa, "belalang
tidak mempunyai raja, namun semuanya berbaris dengan teratur"
(Ibrani 30:27).


Kita dapat menarik suatu pelajaran dari gambaran tentang
belalang tersebut. Orang-orang Kristen dapat melakukan hal yang lebih
baik bagi Kristus tatkala mereka bertindak dan berdoa bersama-sama
daripada melakukannya secara sendiri-sendiri. Ketika orang-orang
Kristen bersatu dalam pelayanan bagi Tuhan, mereka dapat menjadi
kekuatan yang hebat bagi kemuliaan Allah.
Meskipun Perjanjian Baru meminta kita agar memiliki iman secara
pribadi kepada Yesus Kristus, tetapi hal ini tidaklah berbicara
tentang iman yang sendiri. Kita membutuhkan orang-orang Kristen lain,
dan orang-orang Kristen lainnya juga membutuhkan kita. Kita adalah
anggota dalam satu tubuh, yaitu tubuh Kristus, yang tidak boleh terpecah
melainkan semakin erat dalam kerjasama dan persekutuan, karena kita
memiliki tujuan yang sama yaitu untuk kemuliaan namaNya. Karena
itu, setiap perbedaan jangan dijadikan alasan untuk tidak mau bekerjasama,
melainkan jadikanlah perbedaan menjadi suatu dinamika yang menyimpan
potensi untuk melakukan hal yang luar biasa dalam pekerjaanNya.



Baca juga…

Agar kita siap & "layak" untuk diangkat (rapture)

Firman Allah tentang segala penyakit

Kehilangan Terbesar

Tertinggal (Left Behind)

Tak ada yang dapat menyelamatkan

0 comments:

Poskan Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Blog Archive

 
Design by ThemeShift | Bloggerized by Lasantha - Free Blogger Templates | Best Web Hosting