9 Feb 2011

Buah

0

Benih keselamatan dalam iman kepada Tuhan Yesus yang sudah kita terima , itu tidak akan berhenti hanya sampai tahap "pertobatan" saja. Benih itu diharapkan akan bertumbuh dan menghasilkan buah yang matang dan lebat, yang akan menguntungkan Kerajaan Allah. Karena Kerajaan Allah juga berbicara soal benih, walaupun kecil seperti biji sesawi tetapi ketika benih itu bertumbuh, itu membawa kehidupan (dampak) bagi yang lain. Jadi pertumbuhan iman, berbicara juga mengenai membawa dampak.

Perumpamaan tentang pohon ara itu sudah cukup menggambarkan hal ini. Intinya Tuhan menghendaki kita untuk menghasilkan buah yaitu buah yang matang, yang dapat dinikmati. Jika kita tidak berbuah maka kita akan dipotong dan dibuang (ayat 9).

Ada 6 macam buah :

1. Buah pertobatan ( Mat. 3:8).

2. Buah Roh (Gal 5 : 22-23).

3. Buah pekerjaan baik (Kol.1 :10).

4. Buah Kebenaran (2 Kor. 9:10).

5. Buah untuk hidup yang kekal (Yoh 4 :36).

6. Buah ucapan bibir yang memuliakan Tuhan (Ibr.13:15).

Pertumbuhan Iman juga berbicara soal kedewasaan.
Iman yang dewasa adalah …

· iman yang tidak turun naik ( roller coster)

· iman yang tidak tergantung situasi (moody).
· Iman yang tidak flat/ datar.

· Iman yang tidak gugur.

Bagaimana supaya iman itu bisa bertumbuh dan berbuah lebat ? Jika petani harus memberi pupuk bagi tanamannya, maka secara rohani kita juga perlu diberi pupuk.

2 Pet 1 : 3-12 à pupuk iman



Tambahkan :

1. Kebajikan (goodness)à salah satu dari buah roh.

2. Pengetahuan (knowledge).

3. Penguasaan diri (self-control)à salah satu dari buah roh.

4. Ketekunan (perseverance) à salah satu dari buah roh.

5. Kesalehan (Godliness)

6. Kasih kepada saudara seiman dan kepada semua orang à salah satu dari buah roh.

Iman yang tidak bertumbuh dan berbuah diibaratkan seperti anak kecil. Karakter anak kecil, maunya
diperhatikan, disayang dan hanya mencari kesukaannya sendiri. Datang ke gereja hanya mau cari berkat,
disembuhkan, persoalannya dicarikan jalan keluar, usaha diberkati, dsbnya. Sebaliknya iman yang bertumbuh
adalah iman yang kuat , iman yang tidak tergantung pada hikmat manusia tetapi pada kekuatan Allah (I Kor 2 :

0 comments:

Poskan Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Blog Archive

 
Design by ThemeShift | Bloggerized by Lasantha - Free Blogger Templates | Best Web Hosting