28 Jan 2011

Kepuasan Yang Sejati

0

Oleh: Sunanto Choa

Mzm 16:11 "Engkau memberitahukan kepadaku jalan kehidupan; di hadapan-Mu ada sukacita berlimpah-limpah, di tangan kanan-Mu ada nikmat senantiasa."

Beberapa waktu silam dunia hiburan Indonesia dikejutkan dengan tertangkap basahnya kembali seorang aktor senior yang sangat terkenal sedang memakai narkoba.Banyak orang yang tidak percaya bahwa sang aktor legendaris tersebut benar-benar memakai narkoba bahkan mengulangi perbuatannya tsb namun akhirnya dia sendiri mengakui perbuatannya itu.Saya sempat bertanya dalam hati, sebenarnya apa sih yang kurang dari sang aktor tersebut ? Bila dilihat dari luar, dia kelihatannya sudah memiliki segalanya yaitu nama terkenal, karir yang baik, isteri yang cantik, sahabat yang banyak serta keluarga yang harmonisLalu mengapa sang aktor tersebut masih juga jatuh ke dalam jerat narkoba ? Kita tentu tidak boleh menghakimi dia dan merasa diri kita lebih baik tetapi kita harus belajar mengambil hikmah dari kejadian tersebut.Satu hal yang saya pelajari dari kejadian tersebut adalah bahwa dunia dan segala isinya ini tidaklah dapat memberikan kepuasan sejati bagi manusia.Walaupun manusia memiliki harta, popularitas, sahabat dan keluarga tetapi tanpa diisi oleh kasih Tuhan maka ia tetap akan merasa ada yang kurang/kosong dalam dirinya.

Sejak saya masih kecil saya sering mencari apakah makna yang sejati dari kehidupan itu ? Saya sering bertanya-tanya bagaimanakah cara untuk memperoleh kebahagiaan (kepuasan batin) dalam hidup ini ? Saya percaya hal ini juga banyak dialami banyak orang termasuk anda yang sedang membaca tulisan ini.Sepertinya Tuhan memang sudah menaruh dalam diri kita suatu hasrat untuk mengalami kepuasan atau kebahagiaan dalam hidup ini.Jauh di dalam lubuk hati kita terdapat sebuah hasrat yang ingin dipuaskan dan sebenarnya hanya Tuhanlah satu-satunya yang dapat memuaskan hasrat tersebut.Semua hal lain yang kita kira dapat memuaskan jiwa kita selain hubungan dengan Tuhan hanyalah sebuah fatamorgana dimana bila kita telah memperolehnya maka hal itu tidak akan bisa memberikan kepuasan sejati bagi kita.

Karena saya lahir dari keluarga yg sederhana maka saya berpikir kalau saya lahir di keluarga yg kaya raya maka saya akan puas dan bahagia, apalagi bila dilahirkan sebagai anak tunggal.Karena hidup miskin waktu kecil maka cita-cita saya waktu itu adalah saya ingin jadi orang kaya.Waktu menginjak usia remaja saya mulai berpikir saya akan bahagia kalau saya menjadi orang terkenal seperti jadi aktor atau model sehingga dikagumi banyak orang terutama wanita (maklum masa puber).Ketika sudah lulus kuliah dan masuk ke dalam dunia kerja pikiran saya berubah lagi.Saya berpikir saya akan bahagia kalau saya bisa mendapatkan jabatan yg tinggi dan penting dalam karir saya.Ketika saya mulai masuk dunia pelayanan maka saya berpikir bahwa saya akan bahagia bila bisa laku kotbah dimana-mana atau menulis buku laris.Seringkali pikiran kita menipu kita dengan mengatakan bahwa kita akan bahagia kalau kita mengalami suatu kondisi tertentu.Namun dalam kenyataannya saya melihat banyak orang yang kaya, terkenal,dan punya isteri yang cantik tetap tidak bahagia dalam kehidupannya. Saya sendiri mengalami bahwa uang atau popularitas tidak membuat saya puas atau bahagia dalam hidup ini.

Sebenarnya hal apakah yg dapat membuat kita dapat puas dan bahagia dalam hidup ini? Saya percaya kepuasan yang sejati hanya bisa kita dapatkan dari sumber yang benar yaitu hubungan dengan Tuhan.Sebelum manusia jatuh kedalam dosa, manusia puas dan bahagia melalui hubungan intim dengan Allah.Di taman Eden , Adam dan Hawa puas dan bahagia melalui hubungan yg intim dengan Allah sampai dosa masuk ke dalam hidup mereka. Allah sangat merindukan supaya kita dapat berhubungan intim denganNya seperti dosa belum masuk ke dunia ini.Tetapi banyak orang kristen belum dapat atau tidak mau mengalami keintiman dengan Allah sebab masih hidup dalam kedagingan. Allah itu kudus oleh sebab itu hanya dapat intim dengan orang yg kudus.Kekudusan adalah syarat mutlak bagi orang yg ingin mengalami kepuasan dan keintiman dengan Allah.

Oleh karena itu mengapa seringkali Allah mengijinkan kita mengalami proses pemurnian adalah supaya kita bisa mengalami kepuasan dan keintiman dengan Allah. Melalui proses pemurnian itu, Allah sedang mengeluarkan hal-hal buruk dan kotor supaya kita bisa lebih intim dengan Dia.Jikalah ada diantara kita yg sedang mengalami pencobaan atau penderitaan dlm hidup ini, ingatlah suatu hari nanti setelah proses pemurnian itu selesai kita akan mengalami hubungan yg lebih dekat dan intim denganNya.

Seringkali banyak orang kristen tertipu dan mengira bahwa yang dinginkan Allah adalah pelayanan.Akan tetapi pelayanan yang tidak dibangun melalui hubungan hanya akan menghasilkan karya kedagingan yang tidak berdampak kekal bagi kerajaan Allah.Itulah sebabnya mengapa Yesus menegur Marta yg melayani namun tidak mengutamakan hubungan. Pelayanan yg sejati lahir dari suatu hubungan, bukan karena kebutuhan.Hal utama yang harus kita kejar dalam hidup ini adalah supaya kita bisa mengenal Allah dgn intim sehingga kita dapat mengalami kepuasan yang sejati. Lewat keintiman itu akan lahir suatu rasa cinta yg mendorong kita melayaniNya dari hati.

Untuk memperoleh keintiman ini tidak mungkin tanpa didahului proses pembentukan karakter. Salah satu tanda orang kristen yang dewasa rohani adalah mereka yang mengenal Allah dengan intim dan mengalami kepuasan/kebahagiaan lewat hubungan pribadi dengan Allah.Oleh karena itu sebelum Tuhan memakai hidup kita untuk kemulianNya, Ia akan membentuk karakter kita dahulu.Lewat proses pendewasaan itu kita akan mengalami sebuah kehidupan yang intim denganNya sehingga hanya Dialah satu-satunya pribadi yang dapat memuaskan dan membahagiakan jiwa kita..Setelah itu baru kita akan dilepaskan dan diurapi untuk pelayanan/pekerjaan yg sudah direncanakan dan disediakanNya bagi kita.

Janganlah putus asa bila saat ini anda sedang berada dalam situasi sulit dan menekan dalam hidup ini.Percayalah, Tuhan tidak pernah meninggalkan anda sendirian dalam penderitaan tersebut.Sama seperti wanita yang sedang hamil, semuanya memang kelihatan semakin memburuk sebelum terjadi kelahiran tetapi sukacita yang besar menanti saat benih itu dilahirkan.TanganNya sedang merenda dan Ia telah merancangkan sebuah tingkat kemenangan yang baru bagi anda sehingga lewat itu anda akan memperoleh kasih, kuasa dan sukacita yang baru.Suatu hari nanti anda pasti akan menang dan mengalami pelangi kasihNya..Tidak selamanya orang benar dibiarkan goyah, pencobaan yang kita alami tidaklah selamanya. Musim semi yang indah dan penuh bunga bermekaran pasti akan datang setelah musim dingin !

0 comments:

Poskan Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Blog Archive

 
Design by ThemeShift | Bloggerized by Lasantha - Free Blogger Templates | Best Web Hosting