14 Feb 2011

Apakah Cinta Sejati Itu?

0

Jika saya bicara tentang Allah, Alkitab, dan gereja, tetapi saya gagal untuk menjawab kebutuhan orang lain, maka saya hanya seperti tong kosong berbunyi nyaring.

Jika saya lulus dari sekolah Alkitab dan mengetahui semua jawaban atas segala pertanyaan Anda bahkan yang Anda tidak pernah pikirkan, dan saya memiliki semua gelar untuk membuktikannya, serta jika saya katakan bahwa saya percaya kepada Tuhan dengan sepenuh hati, jiwa dan kekuatan, dan mengaku bahwa mendapatkan jawaban doa-doa yang luar biasa, namun tidak pernah tahu tentang apa yang membuat orang lain menangis dan tertawa, maka saya bukanlah apa-apa.

Jika saya menjual salah satu dari mobil saya dan beberapa koleksi buku saya untuk disumbangkan kepada anak-anak yang kelaparan dan miskin di suatu tempat, serta saya memberikan hidup saya untuk melayani Tuhan bahkan hingga kehabisan tenaga, tapi saya tidak pernah benar-benar perduli dengan orang-orang di sekeliling saya – ayah, ibu, putra, putri, dan mereka yang terlupakan – maka semua yang saya berikan sia-sia.

Itu semua bukanlah cinta atau kasih. Inilah cinta yang Tuhan maksudkan agar kita hidupi. Itu adalah kesabaran. Kesediaan untuk menunggu.

Cinta membuat Anda membantu orang lain, bahkan ketika yang Anda bantu tidak pernah mengenal Anda. Cinta tidak mencari padang rumput yang hijau. Cinta tidak pernah memegahkan diri. Cinta tidak membangun dirinya untuk menjadi sesuatu, TIDAK!

Cinta tidak melakukan sesuatu yang tidak sopan. Ia tidak berusaha untuk mengambil, namun cinta memberi dengan sukarela. Cinta tidak kehilangan kesabaran. Cinta tidak berubah-ubah pikiran, dia setia. Cinta tidak berpikir betapa sulitnya menghadapi orang lain, dan tentu saja tidak berpikir bagaimana akan menerima balasan atas kebaikannya dari orang lain. Cinta sangat berduka atas ketidakadilan, tetapi ia bersukacita atas kebenaran.

Cinta sedang duduk bersama dengan Anda ketika Anda sedang merasa kecewa dan mengetahui apa yang salah dan harus diperbaiki dalam hidup Anda. Cinta mengetahui perasaan Anda dan percaya pada Anda. Cinta percaya bahwa Anda akan hidup seperti yang telah Tuhan rencanakan, dan cinta membuat Anda bertahan hingga akhir. Ia tidak akan menyerah, berhenti, melemahkan atau pulang.

Cinta bertekun, bahkan ketika Anda merasa semuanya gagal dan sepertinya tidak ada orang yang bersama Anda. Cinta berhasil 100 persen sepanjang waktu.

Inilah Cinta yang sejati itu,

Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong. Ia tidak melakukan yang tidak sopan dan tidak mencari keuntungan diri sendiri. Ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain. Ia tidak bersukacita karena ketidakadilan, tetapi karena kebenaran. Ia menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, sabar menanggung segala sesuatu. Kasih tidak berkesudahan; nubuat akan berakhir; bahasa roh akan berhenti; pengetahuan akan lenyap. ~ 1 Korintus 13: 4-8

0 comments:

Poskan Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Blog Archive

 
Design by ThemeShift | Bloggerized by Lasantha - Free Blogger Templates | Best Web Hosting