17 Jan 2011

Tidak Selalu MUJIZAT

0

Tidak Selalu MUJIZAT.....2 Raja-raja 4:3
oleh Jeffry Hutabarat pada 16 Januari 2011 jam 21:26

Biasanya ketika keadaan buruk menimpa, kerap kali pula orang Kristen berdoa minta Mujizat. Mujizat artinya Peristiwa besar, spektakuler yang terjadi di luar batas kemampuan manusia. Dalam Doa kita minta Tuhan untuk melakukan ini dan itu, bahkan ada juga yang berani memerintahkan Tuhan untuk segera melakukan Mujizat. Dengan Klaim-klaim tertentu, kita mengharapkan Tuhan segera bertindak. Nah, memang kita percaya bahwa Mujizat masih terjadi sampai hari ini, saya tak meragukan hal tersebut. Namun, saya juga heran bila sikap orang Kristen yang terkesan "Memaksa" Tuhan untuk melakukan Mujizat dengan alasan Imannya. Tentu pemahaman tersebut perlu dipikirkan ulang, sebab tidak selamanya Tuhan bertindak dengan Mujizat yang spektakuler!



Mari kta Renungkan satu bagian dari Kisah di Perjanjian Lama, silahkan saudara-saudariku baca secara menyeluruh kisahnya berdasarkan ayat yang saya cantumkan di atas. Ketika Kesukaran datang, seorang janda Nabi datang kepada Elisa. Yang patut kita garis bawahi adalah Elisa sebagai Nabinya Tuhan tidak meminta Mujizat langsung turun dari langit. Namun, di tengah kesulitan yang membelit, ia minta sang janda bekerja. Mengapa demikian? bukankah semestinya Nabi Elisa dapat memohon kepada Tuhan untuk melakukan Mujizat segera terjadi? Kenapa ia tidak berdoa kepada Tuhan untuk mengirimkan seorang Dermawan untuk datang sehingga utang si janda segera dilunasi?



Disini mari kita belajar sesuatu, bahwa Mujizat adalah Kedaulatannya Tuhan. Mujizat baru terjadi ketika kita taat akan Firman-Nya, Manusia tidak ada yang boleh memaksa DIA untuk melakukannya. Mujizat sebenarnya telah ada didalam diri kita ketika kita menaati Firman Tuhan yakni pada saat bekerja dan berusaha melakukan bagiannya kita. Janda nabi ini mau taat, ia melakukan bagiannya yaitu bekerja untuk Mengumpulkan bejana-bejana dari tetangganya. Setelah ia taat, barulah Mujizat Tuhan terjadi. Ketahuilah bahwa Mujizat adalah Efek samping dari "Ketaatan" kita kepada Firman Tuhan.



Saya adalah orang yang sangat Percaya adanya Mujizat, namun harus dipahami bahwa menjadi orang Kristen yang hanya mengharapkan "Mujizat" sangatlah berbahaya. Kita akan menjadi orang-orang Kristen yan memiliki semangat Juang yang Rendah. Mengapa? karena kalau kita seperti itu maka Iman kita lebih ditentukan Mujizat ketimbang "Ketaatan" kepada Tuhan. Memang dalam kasus-kasus tertentu Tuhan melakukan Mujizat dengan segera, Namun tidak selalu demikian. Ada kalanya Tuhan tuntut kita untuk juga melakukan bagiannya kita, seperti yang dilakukan oleh janda didalam cerita Firman diatas. Mari kita sebagai orang Kristen, Ada Mujizat atau tidak ada Mujizat tetaplah menjadi orang yang beriman kepada Yesus Kristus. ...Ia akan menjadikan segala sesuatunya Indah pada Waktu-Nya. Halleluya!

0 comments:

Poskan Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Blog Archive

 
Design by ThemeShift | Bloggerized by Lasantha - Free Blogger Templates | Best Web Hosting