25 Jan 2011

PENGHALANG PROMOSI TUHAN

0

Gbi Haurgeulis II

PENGHALANG PROMOSI TUHAN
I Sam 15:10-19

Salah satu kekuatan untuk menuju pada keberhasilan yang ingin kita capai adalah "promosi". Di zaman yang semakin maju, dunia komunikasi terus berkembang, ini juga yang memacu kita untuk melakukan promosi agar bidang yang kita geluti mengalami keberhasilan atau peningkatan yang signifikan. Jangan merasa alergi jika gereja atau pelayanan di era zaman komunikasi ini menggunakan berbagai "promos". Karena promosi adalah kendaraan (sarana) untuk memberitakan Injil.
Saul adalah orang pertama yang mengalami promisi Allah pada zamannya. Ia dipromosikan untuk menjadi raja Israel yang pertama. Ketika Roh Tuhan berkuasa atas saul, maka Saul mengalami promosi besar2an, ia berubah menjadi manusia lain (I Sam 10:6), dan Tuhan mengubahkan hatinya yang lain. Namun sayang Saul tidak bisa bertahan lama dalam promosi Tuhan. Apa yang menghalagi Saul sehingga ia sulit mengalami promosi Tuhan. Ini juga yang akan jadi pelajaran kita.

Apa saja yang menghalagi hidup kita sehingga kita tidak mengalami promosi dari Tuhan?
1.Karena kit tidak melakukan Firman (ayat 10, 26)
Orang yang tidak melakukan firman akansama dengan orang yang menolak firman (ayat 26). Saul mengalami pemberhentian promosi dari Tuhan karena ia tidak melakukan segala FirmanNya. Padahal Tuhan berfirman untuk berperang melawan orang Amalek dan menumpas secara keseluruhan. Namun Saul mengambil kambing domba yang gemuk2 dan menangkap Agag raja Amalek. Tuhan menjadi murka atas kelakukan Saul.

2.Karena kita condong membela diri dan menyalahkan orang lain (ayat 20-21)
Ketika samuel datang dan menyalahkannya, Saul membela dirinya dan menyalahkan rakyat, padahal rakyat ada dalam pimpinannya. Saul tidak mau disalahkan, ia tidak "fair" atas kesalahan yang dia lakukan. Banyak di antara kita yang tidak fair terhadap apa yang kita lakukan, danb cenderung menyalahkan orang lain.

3.Karena kita masih hidup dalam keserakahan (ayat8-9)
Keserakahan menghalangi kita untuk mengalami promosi dari Allah, karena keserakan sama dengan penyembahan berhala. Saul bukan hanya rakus dalam materi, tetapi ia juga rakus dalam kedudukan. Ia tidak mau diturunkan dari tahtanya. Berapa banyak kita yang masih serakah? Semua ingin di raupnya materi dan kedudukan dikejarnya.

4.Karena kita sering memaksakan kehendak diri sendiri (ayat27-30)
Saul memaksa samuel untuk ikut padanya, baru ia menyembah dan sujud pada Tuhan. Sehingga ia menarik jubah samuel hingga terkoyak untuk supaya samuel ikut padanya dan supaya juga Samuel menunjukkan rasa hormat padanya sebagai raja di hadapan rakyat dan tua-tua Israel. Atas sikapnya itu justru Tuhan mengoyakkan kerajaannya dan akan memberikannya pada orang lain, yaitu Daud. Janganlah memaksakan diri kita untuk memperoleh keuntungan, nantikan apa yang menjadi kehendak Tuhan, karena Ia akan mempromosikan Anda. God Bless You


Jessy Matruti
Gembala GBI Haurgeulis II



Sponsored by

http://pedangroh.web.id

0 comments:

Poskan Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Blog Archive

 
Design by ThemeShift | Bloggerized by Lasantha - Free Blogger Templates | Best Web Hosting